TANJUNG SELOR – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Utara memperketat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul munculnya sejumlah titik kebakaran di Kabupaten Bulungan, Tana Tidung, hingga Kota Tarakan.
Melalui Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Brigdalkarhutla), tim gabungan dikerahkan untuk melakukan pemadaman, pelokalisiran api, serta pendinginan di sejumlah lokasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api meluas ke kawasan hutan, lahan masyarakat, hingga permukiman warga.
Di wilayah Bulungan, petugas melakukan penanganan di sejumlah titik, termasuk Tanjung Selor Timur, Selimau, Desa Kapuak, Km 2, Km 9 hingga kawasan Km 12. Sementara di Kota Tarakan, personel UPTD KPH Tarakan juga melakukan pemadaman kebakaran lahan di kawasan Binalatung, Kelurahan Pantai Amal, dengan luasan terdampak diperkirakan mencapai sekitar 4 hektare.
Kepala Dishut Kaltara, Nur Laila, mengatakan penanganan karhutla tidak hanya dilakukan saat api telah muncul. Pencegahan dan keterlibatan masyarakat dinilai menjadi bagian penting untuk menekan risiko kebakaran, terutama di tengah kondisi cuaca dan vegetasi yang kering.
Dishut Kaltara mengimbau masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap atau titik api agar dapat segera ditangani sebelum kebakaran meluas.*(isk/kdy)











