TANJUNG SELOR – Sebanyak 168 penerima bantuan sosial (bansos) di Kabupaten Bulungan masuk dalam data yang terindikasi melakukan transaksi berkaitan dengan judi online (judol). Temuan tersebut menjadi perhatian Dinas Sosial (Dinsos) Bulungan untuk memastikan penyaluran bantuan pemerintah tetap tepat sasaran.
Kepala Dinsos Bulungan Mahmuddin mengatakan, data hasil pemadanan tersebut masih harus melalui proses verifikasi dan validasi. Pemerintah daerah belum dapat menyimpulkan bahwa seluruh nama yang tercantum merupakan pelaku judi online hanya berdasarkan data awal.
Menurutnya, klarifikasi terhadap penerima menjadi bagian penting sebelum pemerintah menentukan langkah terkait status bantuan. Proses tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi sebenarnya sekaligus menghindari keputusan yang hanya didasarkan pada indikasi dalam hasil pemadanan data.
Mahmuddin menegaskan, bansos diberikan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kesejahteraan. Karena itu, pemadanan dan pemutakhiran data terus dilakukan agar bantuan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi kriteria dan benar-benar membutuhkan.
Terhadap 168 penerima yang masuk dalam data terindikasi transaksi judol, Dinsos Bulungan masih menunggu hasil verifikasi dan validasi. Status kepesertaan bansos belum otomatis berubah hanya karena nama penerima muncul dalam data tersebut. Pemerintah juga akan memperkuat pengawasan dan pemutakhiran data sebelum menentukan tindak lanjut.*(isk/kdy)











