TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan bersama aparat kepolisian terus memperkuat patroli gabungan di sejumlah lokasi yang dinilai rawan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas tanpa menerapkan kebijakan yang bersifat diskriminatif terhadap kelompok tertentu.
Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan, Sofyan, mengatakan personel di lapangan tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan imbauan secara persuasif kepada masyarakat agar tidak beraktivitas hingga larut malam tanpa kepentingan yang jelas. Menurutnya, koordinasi dengan kepolisian akan terus ditingkatkan di titik-titik yang menjadi perhatian masyarakat.
Sofyan menegaskan seluruh warga memiliki hak yang sama dan harus mendapat perlindungan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Karena itu, patroli dilakukan untuk mencegah potensi gesekan di tengah masyarakat, bukan untuk menghakimi atau mendiskriminasi kelompok tertentu.
Ia juga memastikan Pemerintah Kota Tarakan belum memiliki rencana menerapkan kebijakan jam malam. Fokus pemerintah saat ini adalah meningkatkan intensitas patroli, memperkuat sinergi dengan kepolisian, serta merespons setiap laporan masyarakat secara cepat agar gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini.
Menurut Sofyan, kondisi keamanan di Tarakan hingga kini masih kondusif. Meski demikian, pemerintah tetap mengajak masyarakat ikut menjaga ketertiban dengan membatasi aktivitas di luar rumah pada malam hari jika tidak memiliki kepentingan mendesak serta segera melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan kepada aparat berwenang.(ISK)






