Minim Penerangan, Titik Rawan Kecelakaan di Tarakan Bakal Ditambah PJU

Kaltara, Tarakan59 Dilihat

TARAKAN – Sejumlah titik rawan kecelakaan lalu lintas atau black spot di Kota Tarakan dinilai masih membutuhkan tambahan Penerangan Jalan Umum (PJU). Kondisi minim penerangan menjadi salah satu faktor infrastruktur yang mendapat perhatian dalam upaya menekan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari.

Satlantas Polres Tarakan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tarakan melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi pada Kamis (10/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi penerangan sekaligus menentukan titik yang dinilai membutuhkan penambahan PJU.

banner 336x280

Kasat Lantas Polres Tarakan IPTU Ardi Wisnu Pradana mengatakan, pemetaan titik rawan kecelakaan dilakukan untuk mengetahui berbagai faktor yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan. Salah satunya berkaitan dengan kondisi infrastruktur berupa minimnya penerangan di sejumlah ruas jalan.

Menurut Ardi, faktor infrastruktur perlu segera dibenahi selain meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pengguna jalan. Bersama Dishub, Satlantas sepakat mendorong penambahan PJU di lokasi yang telah teridentifikasi sebagai titik rawan. Penerangan yang memadai diharapkan membantu pengendara melihat kondisi jalan dengan lebih jelas.

Ia menegaskan, penambahan PJU merupakan langkah pencegahan dan tidak harus menunggu terjadinya kecelakaan. Setiap lokasi yang telah masuk dalam pemetaan black spot akan dievaluasi untuk menentukan kebutuhan penanganannya. “Kita tidak ingin menunggu sampai terjadi kecelakaan lagi baru dilakukan penanganan,” ujarnya.*(isk/kdy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *