Tana Tidung Dapat Jatah Lima Kontainer Tol Laut, Biaya Logistik Dibidik Turun

Kaltara, Tana Tidung33 Dilihat

TIDENG PALE – Kabupaten Tana Tidung (KTT) mendapat alokasi awal program Tol Laut sebanyak lima kontainer untuk tahun depan. Kuota tersebut diharapkan dapat menekan biaya logistik sekaligus mengurangi disparitas harga kebutuhan masyarakat di daerah.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Tana Tidung, M. Arief Prasetiawan, mengatakan kuota tersebut diperoleh setelah pemerintah daerah melakukan komunikasi dan mengajukan permohonan kepada Kementerian Perhubungan. Upaya mendapatkan kuota Tol Laut telah dilakukan sejak tahun sebelumnya.

banner 336x280

Menurut Arief, pengajuan sempat terkendala karena KTT belum memiliki pelabuhan yang menjadi titik sandar kapal Tol Laut. Namun, komunikasi Pemkab Tana Tidung melalui Bupati Ibrahim Ali dengan Kementerian Perhubungan akhirnya membuahkan hasil. Lima kontainer telah dialokasikan, meski pengirimannya masih melalui Pelabuhan Tarakan.

Kontainer tersebut nantinya diturunkan di Tarakan sebelum didistribusikan ke Tana Tidung menggunakan transportasi lanjutan. Komoditas yang berpotensi didatangkan melalui program tersebut meliputi sembako, bahan bangunan, dan pakan ternak. Sementara jenis dan kuota masing-masing komoditas masih dalam pembahasan.

Arief menyebut tarif Tol Laut berpotensi memberikan efisiensi dibandingkan pengiriman menggunakan kontainer reguler. Sebagai gambaran, tarif reguler yang dapat mencapai sekitar Rp20 juta berpotensi turun menjadi sekitar Rp5 juta melalui Tol Laut. Efisiensi tersebut diharapkan berdampak pada harga komoditas di masyarakat. Pemanfaatan lima kontainer nantinya akan dievaluasi untuk menentukan kebutuhan kuota berikutnya.*(isk/kdy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *