FKUB Tarakan Imbau Warga Tak Main Hakim Sendiri Soal Razia “Boti”

Kaltara, Tarakan23 Dilihat

TARAKAN – Aksi konvoi dan pencarian terhadap kelompok yang disebut “boti” di Kota Tarakan menjadi perhatian berbagai pihak. Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Tarakan mengimbau seluruh elemen masyarakat agar menahan diri dan tidak melakukan tindakan di luar koridor hukum demi menjaga keamanan dan ketertiban.

Sekretaris FKUB Tarakan, Syamsi Sarman, mengatakan setiap persoalan sebaiknya diselesaikan melalui mekanisme hukum, bukan dengan tindakan sepihak yang berpotensi menimbulkan persoalan baru. Menurutnya, Indonesia merupakan negara hukum sehingga setiap permasalahan harus diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Syamsi juga mengingatkan kelompok masyarakat yang melakukan penyisiran atau sweeping agar tidak bertindak main hakim sendiri. Ia menilai tindakan tersebut berisiko memicu konflik dan mengganggu kondusivitas di tengah masyarakat.

Di sisi lain, FKUB juga mengimbau kelompok yang menjadi sorotan masyarakat agar membatasi aktivitas yang dapat memicu keresahan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga situasi tetap aman sekaligus menghindari potensi gesekan di lapangan.

FKUB berharap seluruh pihak dapat mengedepankan dialog, saling menghormati, dan menyerahkan setiap dugaan pelanggaran kepada aparat penegak hukum. Dengan demikian, situasi keamanan dan kerukunan masyarakat di Kota Tarakan dapat tetap terjaga.*ISK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *