Bukan Ranah Sosial, 15 Pekerja Terlantar Tetap Ditampung Dinsos Tarakan

TARAKAN – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tarakan tetap menampung 15 pekerja asal Jawa Barat yang terlantar setelah meninggalkan lokasi kerja di Kabupaten Bulungan. Mereka sementara ditempatkan di shelter Dinsos untuk memenuhi kebutuhan dasar.

Kepala Dinsos Tarakan Arbain mengatakan, persoalan yang dialami para pekerja sebenarnya berkaitan dengan hubungan ketenagakerjaan. Namun, karena mereka tidak memiliki tempat tinggal di Tarakan, pihaknya tetap memberikan penanganan sementara.

banner 336x280

Menurut Arbain, shelter Dinsos digunakan sebagai tempat penitipan hingga persoalan mereka mendapat penyelesaian dari instansi yang berwenang. Para pekerja juga mendapat makanan dan kebutuhan dasar selama berada di shelter.

Sebelumnya, keberadaan 15 pekerja tersebut dilaporkan masyarakat kepada BPBD Tarakan di kawasan Sebengkok. Setelah mengecek lokasi, BPBD menemukan para pekerja dalam kondisi membutuhkan bantuan, termasuk makanan.

BPBD kemudian berkoordinasi dengan kepolisian, Pemprov Kaltara dan sejumlah pihak sebelum membawa mereka ke shelter Dinsos. Para pekerja disebut berencana kembali ke Jawa Barat pada 9 Agustus menggunakan kapal, namun terkendala biaya perjalanan.*(Isk/kdy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *