BPS Catat Kemiskinan Kaltara Terendah sejak 2019, Kini 5,4 Persen

Kaltara66 Dilihat

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat tren penurunan angka kemiskinan dalam enam tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk miskin pada 2025 tercatat sebanyak 42,4 ribu jiwa atau 5,4 persen dari total penduduk, menjadi angka terendah sejak 2019.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kaltara, Bertius, mengatakan capaian tersebut menunjukkan berbagai program penanggulangan kemiskinan mulai memberikan hasil. Hal itu disampaikannya kepada Radar Kaltara pada Rabu (15/7).

Meski menunjukkan tren positif, Bertius mengakui laju penurunan kemiskinan masih dipengaruhi kondisi ekonomi global yang berdampak pada dunia usaha dan kesempatan kerja. Namun, Pemprov Kaltara berkomitmen terus memperkuat berbagai program intervensi agar angka kemiskinan dapat ditekan lebih rendah.

Data BPS menunjukkan angka kemiskinan di Kaltara sempat meningkat dari 6,7 persen pada 2019 menjadi 7,3 persen pada 2020 akibat pandemi Covid-19. Seiring pemulihan ekonomi, persentase tersebut terus menurun menjadi 7,0 persen pada 2021, 6,8 persen pada 2022, 6,5 persen pada 2023, 6,2 persen pada 2024, hingga 5,4 persen pada 2025.

Bertius menegaskan Pemprov Kaltara akan terus memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah melalui perluasan lapangan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, perlindungan sosial, dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif agar manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat.(ISK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *