TARAKAN – Pengantaran Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah penerima manfaat di Tarakan terhenti sementara akibat kendala pencairan dana operasional pada salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kondisi tersebut berdampak pada empat sekolah dan empat posyandu yang dijadwalkan menerima makanan pada Rabu (16/9).
Koordinator Wilayah SPPG Tarakan, Dewi Rahmawati, membenarkan adanya SPPG yang mengalami kendala pencairan dana. Ia menjelaskan, dana operasional belum masuk sehingga pihak SPPG tidak diperbolehkan menggunakan dana talangan untuk menjalankan kegiatan distribusi.
“Dana belum masuk, sehingga operasional tidak diperbolehkan menggunakan dana talangan,” ujarnya, Selasa (15/9).
Dewi mengatakan, kendala tersebut telah dilaporkan dan pihak SPPG memperkirakan dana dapat masuk pada Jumat mendatang. Namun, perkiraan tersebut masih menunggu kepastian pencairan. Ia juga belum dapat memastikan apakah penerima manfaat akan mendapatkan pengantaran pengganti atau kompensasi setelah dana operasional tersedia.
Sementara itu, Tim SPPG Pamusian 3 telah menyampaikan pemberitahuan kepada penanggung jawab sekolah dan kader posyandu terkait penghentian sementara pengantaran MBG. Selain persoalan pencairan dana, hasil evaluasi juga mencatat sejumlah masukan mengenai rasa makanan dan porsi yang dinilai perlu diperbaiki. Jadwal distribusi berikutnya akan diinformasikan setelah dana operasional dipastikan tersedia.*(isk/kdy)










