Hotspot di Kalimantan Masih Tinggi, Kabut Asap Kembali Terlihat di Tarakan

Kaltara, Tarakan29 Dilihat

TARAKAN – Kabut asap kembali terlihat di Kota Tarakan hingga Jumat (18/9). Kondisi udara yang sempat membaik setelah hujan kembali berkabut, terutama pada pagi hari ketika kecepatan angin masih relatif rendah.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Juwata Tarakan, Muhammad Sulam Khilmi, menjelaskan kondisi tersebut berkaitan dengan dinamika atmosfer dan pergerakan massa udara. Saat angin bertiup lemah, partikel asap cenderung bertahan di lapisan udara dekat permukaan sehingga membuat pandangan terlihat lebih pekat.

banner 336x280

Menurut Sulam, kondisi udara sempat membaik setelah hujan mengguyur Tarakan dan sejumlah wilayah Kaltara. Jarak pandang di Tarakan bahkan mencapai sekitar 8 kilometer. Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya menghilangkan potensi kabut asap karena aktivitas hotspot di sejumlah wilayah Kalimantan masih tinggi.

Sulam menyebut jumlah hotspot di Kaltim, Kalteng, dan Kalsel masih mencapai ratusan titik. Sementara di Kaltara terdapat sekitar 30 titik. Pergerakan angin dari selatan ke utara juga berpotensi membawa asap dari wilayah tersebut menuju Kaltara, termasuk Tarakan.

BMKG memperkirakan potensi asap kiriman masih dapat terjadi selama aktivitas karhutla dan hotspot di wilayah selatan Kalimantan masih tinggi. Kondisi jarak pandang dan pergerakan massa udara terus dipantau dari waktu ke waktu. Meski angin menguat pada siang hari, kondisi udara tidak otomatis bersih karena asap masih berpotensi terbawa kembali oleh perubahan arah angin.*(isk/kdy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *