NUNUKAN – Personel gabungan melakukan pemeriksaan terhadap penumpang KM Bukit Siguntang yang tiba di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan. Sebanyak 60 personel dikerahkan untuk mencegah keberangkatan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ke Malaysia secara ilegal.
Kepala BP3MI Kaltara, Kombes Pol. Andi M. Ichsan mengatakan, pemeriksaan melibatkan BP3MI Kalimantan Utara, TNI-Polri, Imigrasi, Satpol PP dan sejumlah instansi terkait. Pemeriksaan difokuskan pada penumpang yang berasal dari luar Kalimantan Utara dan berpotensi menggunakan Nunukan sebagai jalur menuju Malaysia.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui tujuan kedatangan setiap penumpang, khususnya mereka yang berasal dari luar Kaltara. KM Bukit Siguntang diketahui membawa penumpang dari sejumlah daerah, di antaranya Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sulawesi Selatan.
Andi mengatakan, setiap penumpang dari luar Kaltara akan dilakukan pendalaman untuk memastikan tujuan kedatangannya. Pemeriksaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mencegah keberangkatan CPMI secara unprosedural yang dapat membuat pekerja kehilangan hak perlindungan ketika menghadapi persoalan di negara tujuan.
BP3MI Kaltara mengimbau masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri agar tidak menggunakan jalur tidak resmi. Calon PMI diminta memastikan seluruh proses penempatan dilakukan melalui prosedur resmi. BP3MI juga siap memberikan informasi terkait dokumen, proses penempatan hingga perlindungan pekerja migran.*(isk/kdy)












