Labkesda Tarakan Awasi Ketat Depot Air Minum, 90 Persen Masih Aman

Kaltara, Tarakan26 Dilihat

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan melalui Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) memperketat pengawasan terhadap depot air minum isi ulang guna memastikan air yang dikonsumsi masyarakat tetap aman. Depot yang hasil uji laboratoriumnya positif mengandung bakteri Escherichia coli (E. coli) akan diminta menghentikan operasional sementara hingga seluruh sumber pencemaran diperbaiki.

Kepala Labkesda Tarakan, Sri Wahyuni, mengatakan pemeriksaan mutu air secara mikrobiologi dilakukan secara rutin setiap bulan bekerja sama dengan seluruh puskesmas di Kota Tarakan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mencegah risiko penyakit yang dapat ditimbulkan akibat konsumsi air yang tercemar bakteri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, sekitar 90 persen depot air minum isi ulang di Tarakan masih memenuhi persyaratan kesehatan. Meski demikian, masih ditemukan sejumlah depot yang positif mengandung E. coli sehingga langsung mendapat pengawasan khusus dari Dinas Kesehatan.

Sri Wahyuni menjelaskan, apabila ditemukan bakteri E. coli, petugas akan menelusuri penyebab pencemaran. Sumber kontaminasi dapat berasal dari air baku, filter yang sudah tidak layak digunakan, maupun alat sterilisasi ultraviolet (UV) yang tidak lagi berfungsi secara optimal. Selama penyebabnya belum diperbaiki, depot diminta menghentikan sementara penjualan air.

Setelah seluruh perbaikan dilakukan, depot wajib menjalani uji laboratorium ulang sebelum kembali beroperasi. Selain mengawasi depot air minum isi ulang, Labkesda Tarakan juga secara rutin melakukan pengujian kualitas air PDAM Tirta Alam Tarakan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan air yang digunakan masyarakat sehari-hari.*ISK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *