Kabut Asap Kiriman Masih Terpantau di Tarakan, ISPU Kini 87

Kaltara, Tarakan14 Dilihat

TARAKAN – Kabut asap masih memengaruhi kualitas udara di Kota Tarakan. Berdasarkan pemantauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tarakan melalui Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKUA), indeks standar pencemar udara (ISPU) berada di angka 87 atau masih dalam kategori sedang.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran, Kerusakan Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati DLH Tarakan, Chaizir Zain, mengatakan kondisi tersebut membaik dibandingkan sehari sebelumnya. ISPU sebelumnya sempat mencapai angka 97, namun masih berada dalam kategori sedang akibat pengaruh kabut asap.

banner 336x280

Menurut Chaizir, kabut asap yang terpantau saat ini bukan berasal dari titik api di Kota Tarakan. Karhutla di wilayah Tarakan disebut telah padam, sedangkan asap yang masih menyelimuti kota diduga merupakan kiriman dari wilayah lain di Pulau Kalimantan, bergantung pada arah angin.

Kabut asap tersebut telah berlangsung lebih dari dua bulan. Dalam periode tersebut, ISPU Tarakan sempat mencapai angka 116 yang masuk kategori tidak sehat. Kondisi kualitas udara juga cukup fluktuatif, dengan kenaikan ISPU dalam beberapa hari terakhir yang pada waktu tertentu mencapai dua hingga tiga poin setiap jam.

Meski saat ini masih berada dalam kategori sedang, DLH mengimbau masyarakat tetap menggunakan masker, terutama kelompok rentan yang lebih berisiko terdampak paparan asap. Aktivitas di luar ruangan masih diperbolehkan selama kondisi kualitas udara tidak memburuk.*(isk/kdy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *