TANA TIDUNG – Kebakaran hebat yang melanda kawasan permukiman di Tideng Pale dan Tideng Pale Timur, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, berdampak terhadap sedikitnya 20 bangunan berdasarkan data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Tidung.
Kepala Pelaksana BPBD Tana Tidung, Didik Darmadi, mengatakan jumlah tersebut masih bersifat sementara. Tim BPBD masih melakukan asesmen di lapangan untuk memastikan jumlah bangunan yang terbakar maupun terdampak serta mendata kondisi warga pascakebakaran.
“Informasi sementara berdasarkan peta, 20 bangunan. Saat ini kami masih melakukan asesmen untuk penanganan pascakebakaran permukiman,” ujar Didik.
Kebakaran diketahui melanda kawasan permukiman di RT VII Tideng Pale dan RT I Tideng Pale Timur. BPBD bersama instansi terkait kini mulai menyiapkan langkah penanganan bagi warga yang terdampak, termasuk rencana pendirian posko pengungsian.
“Saat ini kami sedang rapat di Pendopo Djaparudin untuk membahas langkah-langkah persiapan bagi korban dan posko pengungsi,” katanya.
Data hasil asesmen nantinya akan menjadi dasar pemerintah daerah dalam menentukan jumlah korban terdampak, kebutuhan mendesak, serta bentuk bantuan dan penanganan lanjutan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran tersebut.*(isk/kdy)












