BPBD Tarakan Kekurangan 22 Personel, Idealnya 40 Orang untuk Empat Kecamatan

Kaltara, Tarakan49 Dilihat

TARAKAN – Keterbatasan sumber daya manusia masih menjadi tantangan dalam penanganan kebencanaan di Kota Tarakan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan saat ini hanya memiliki 18 personel, sementara kebutuhan ideal untuk menjangkau empat kecamatan diperkirakan mencapai 40 orang.

Kepala BPBD Kota Tarakan, Yonsep, mengatakan jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan yang seharusnya tersedia. Berdasarkan perhitungan internal, idealnya setiap kecamatan memiliki sekitar 10 personel yang dapat mendukung kegiatan mitigasi hingga penanganan bencana.

banner 336x280

“Dengan empat kecamatan, idealnya sekitar 40 personel. Saat ini kami hanya memiliki 18 orang, sehingga masih kekurangan 22 personel,” ujar Yonsep, Jumat (21/8).

Menurutnya, keterbatasan personel menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian karena tugas BPBD tidak hanya dilakukan saat bencana terjadi. Petugas juga memiliki peran dalam kegiatan mitigasi, kesiapsiagaan, pemantauan hingga penanganan kondisi darurat.

Yonsep menilai kebutuhan personel semakin penting seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan perubahan kondisi lingkungan yang dapat memunculkan berbagai potensi bencana. Karena itu, kesiapan sumber daya manusia diperlukan agar respons terhadap kejadian di lapangan dapat dilakukan dengan cepat.

“Selama masyarakat berinteraksi dengan alam dan melakukan berbagai aktivitas, potensi kebencanaan tetap ada. Karena itu BPBD harus selalu siap, terutama dalam melakukan mitigasi dan penanganan,” jelasnya.

Ia berharap kebutuhan tambahan personel dapat menjadi perhatian ke depan. Dengan jumlah petugas yang lebih memadai, penanganan kebencanaan di empat kecamatan Kota Tarakan diharapkan dapat berjalan lebih optimal, terutama ketika beberapa kejadian darurat terjadi dalam waktu bersamaan.*(isk/kdy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *