18 Kali Karhutla Terjadi di Tana Tidung, 22 Hektare Lahan Hangus hingga Agustus 2026

Kaltara, Tana Tidung53 Dilihat

TIDENG PALE – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Tana Tidung. Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Tana Tidung mencatat sebanyak 18 kejadian karhutla dengan total luasan lahan terbakar mencapai sekitar 22 hektare.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tana Tidung, Didik Darmadi, mengatakan angka tersebut menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi kebakaran. Bahkan, pada Senin malam (24/8), kembali terjadi dua kebakaran lahan di kawasan depan Polres KTT Sebawang dan Pelabuhan Nusantara Sesayap Selor.

banner 336x280

Menurut Didik, sebagian besar kebakaran lahan diduga bermula dari aktivitas pembukaan lahan dengan cara dibakar. Karena itu, BPBD mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang dapat membuat api cepat meluas dan sulit dikendalikan.

Saat ini, Kabupaten Tana Tidung berada dalam status Siaga Darurat Hidrometeorologi berdasarkan Surat Keputusan Nomor 100.3.2/041/K-1/2026. BPBD bersama UPTD KPH Tana Tidung dan Dinas Pemadam Kebakaran telah menyiapkan personel serta berbagai peralatan untuk mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran.

BPBD Tana Tidung juga mengajak masyarakat berperan aktif mencegah karhutla dengan tidak membakar lahan, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan jika menemukan titik api. Masyarakat dapat melaporkan kejadian karhutla melalui Pusdalops BPBD Tana Tidung di nomor 0811-5066-112 yang dapat dihubungi selama 24 jam.*(isk/kdy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *