18 Jam Gelap, Warga Krayan Selatan Hanya Nikmati Listrik 6 Jam Sehari

Kaltara, Nunukan30 Dilihat

NUNUKAN – Gangguan akses jalan di Kecamatan Krayan Selatan tidak hanya berdampak pada distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga pasokan bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional pembangkit listrik. Hingga kini, BBM untuk kebutuhan PLN belum masuk sehingga pelayanan listrik kepada masyarakat belum dapat berjalan normal.

Camat Krayan Selatan, Oktavianus Ramli mengatakan, distribusi sembako ke wilayah Krayan masih tersendat dan masuk secara terbatas. Sejumlah kebutuhan bahkan harus diangkut menggunakan sepeda motor atau ojek karena kendaraan roda empat masih kesulitan melintasi akses jalan yang belum sepenuhnya pulih.

banner 336x280

Kondisi serupa terjadi pada pasokan BBM untuk pembangkit listrik. Akibat stok BBM belum masuk, listrik di wilayah Krayan Selatan saat ini hanya dapat menyala sekitar enam jam dalam sehari, yakni mulai pukul 18.00 hingga 24.00 WITA.

Terbatasnya pasokan listrik turut memengaruhi akses komunikasi masyarakat. Jaringan telepon yang bergantung pada operasional kelistrikan hanya dapat digunakan secara optimal saat listrik menyala. Selama sekitar 18 jam lainnya, warga harus menghadapi keterbatasan komunikasi untuk menghubungi keluarga, memperoleh informasi maupun mendukung aktivitas ekonomi.

Warga berharap akses jalan segera pulih sehingga distribusi BBM, sembako dan kebutuhan lainnya dapat kembali normal. Dengan lancarnya pasokan BBM, pelayanan listrik juga diharapkan kembali seperti semula sehingga masyarakat tidak lagi harus menunggu malam untuk mendapatkan penerangan dan akses komunikasi.*(isk/kdy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *