Nunukan Selatan Jadi Zona Merah Karhutla, Puluhan Hektare Lahan Terbakar

Kaltara, Nunukan89 Dilihat

NUNUKAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan mencatat sebanyak 32 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang Januari hingga Mei 2026. Dari puluhan kejadian tersebut, Kecamatan Nunukan Selatan menjadi wilayah yang paling sering mengalami karhutla dengan total luasan lahan terbakar mencapai sekitar 78 hektare.

Kasubbid Penyelamatan BPBD Nunukan, Hasanuddin, mengatakan jumlah kejadian karhutla pada 2026 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Sepanjang 2025, BPBD hanya mencatat 11 kejadian dengan luas lahan terbakar sekitar 24 hektare.

banner 336x280

Pada 2026, kejadian karhutla tersebar di sejumlah kecamatan, di antaranya Sembakung, Sebatik Barat, Nunukan, dan Nunukan Selatan. Namun, Nunukan Selatan menjadi wilayah dengan jumlah kejadian terbanyak. Pada Mei 2026 saja, tercatat delapan kejadian di wilayah tersebut dengan luasan lahan terbakar sekitar 33 hektare.

Menurut Hasanuddin, sebagian lokasi yang terbakar merupakan lahan milik warga yang diduga dibuka untuk kepentingan perkebunan. Kondisi cuaca panas dan kering juga meningkatkan risiko api meluas dan sulit dikendalikan.

BPBD Nunukan pun kembali mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan selama musim kering karena pembakaran kecil sekalipun berpotensi memicu karhutla yang lebih luas.*(isk/kdy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *