X-Ray Tak Berfungsi, Lapas Tarakan Perketat Pemeriksaan Barang Bawaan

Kaltara, Tarakan27 Dilihat

TARAKAN – Sistem pengamanan di Lapas Kelas IIA Tarakan terus diperketat, khususnya dalam pemeriksaan pengunjung dan barang bawaan. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan lingkungan lapas tetap steril dari barang terlarang serta menjaga keamanan warga binaan.

Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan Jupri mengatakan, setiap orang yang hendak masuk wajib mengikuti prosedur pemeriksaan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Pemeriksaan meliputi administrasi, identitas pengunjung, tujuan kunjungan hingga penggeledahan barang bawaan.

Proses pemeriksaan menjadi lebih lama karena perangkat X-ray yang dimiliki Lapas Tarakan sudah tidak berfungsi. Jupri menyebut alat tersebut telah rusak lebih dari tiga tahun dan hingga kini belum diperbaiki. Usulan perbaikan telah disampaikan kepada pemerintah pusat, namun belum terealisasi karena keterbatasan anggaran.

Akibat kerusakan tersebut, pemeriksaan barang bawaan pengunjung dilakukan secara manual. Kondisi ini membuat petugas harus bekerja lebih teliti untuk memastikan tidak ada benda terlarang yang masuk ke dalam lapas. Pemeriksaan manual juga menjadi salah satu faktor yang dapat menyebabkan antrean pengunjung.

Untuk mengurangi risiko penyelundupan barang terlarang, Lapas Tarakan menyediakan berbagai kebutuhan warga binaan melalui koperasi. Barang yang tersedia di dalam lapas dinilai lebih mudah diawasi karena telah melalui proses pemeriksaan, sehingga dapat meminimalkan potensi masuknya benda terlarang dari luar.*(isk/kdy)