Karhutla Kepung Kalimantan, Prabowo Datangkan 1.500 Pasukan dan 6 Helikopter Water Bombing

Nasional28 Dilihat

JAKARTA – Pemerintah memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan. Presiden Prabowo Subianto mengambil sejumlah langkah strategis, termasuk mendatangkan tiga batalyon TNI atau sekitar 1.500 personel dari luar Kalimantan.

Berdasarkan keterangan Sekretariat Kabinet, tambahan pasukan tersebut mulai didatangkan untuk memperkuat penanganan titik-titik api di lapangan. Selain personel darat, pemerintah juga menyiapkan enam helikopter besar untuk operasi water bombing guna mempercepat pemadaman karhutla.

Langkah lainnya adalah memperbanyak Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) serta menambah pompa dan bor air, khususnya di kawasan lahan gambut. Upaya tersebut dilakukan untuk membantu mengendalikan titik panas, termasuk api yang berpotensi berada di bawah permukaan tanah.

Presiden juga meminta pemerintah daerah memperketat pencegahan dan menerapkan aturan secara tegas agar kebakaran hutan dan lahan tidak terus berulang. Penanganan di lapangan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat.

Untuk mempercepat penanganan di empat provinsi terdampak, sejumlah pejabat tinggi TNI dan Polri turut ditugaskan turun langsung ke lapangan. Kalimantan Barat ditangani Panglima TNI dan Kapolri, Kalimantan Tengah oleh KSAD dan Wakapolri, Kalimantan Selatan oleh KSAL dan Astamaops Kapolri, serta Kalimantan Timur oleh Wakil Panglima TNI dan Komandan Korps Brimob Polri.

Pemerintah berharap pengerahan personel tambahan, armada udara, hingga penguatan operasi di lapangan dapat mempercepat pengendalian karhutla yang saat ini melanda sejumlah wilayah di Pulau Kalimantan.*(isk/kdy)