TARAKAN – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau berdampak terhadap operasional penerbangan dari dan menuju Tarakan. Pada Minggu (6/9), penerbangan Batik Air rute Jakarta–Tarakan dan Tarakan–Jakarta terpaksa dibatalkan akibat kondisi ruang udara yang terdampak sebaran abu vulkanik.
Penerbangan Batik Air ID6674 rute Jakarta (CGK)–Tarakan (TRK) yang dijadwalkan tiba di Bandara Juwata Tarakan pukul 13.55 WITA resmi dibatalkan. Pembatalan tersebut turut berdampak terhadap penerbangan ID6675 rute Tarakan–Jakarta yang dijadwalkan berangkat pukul 13.35 WITA.
Kepala BLU UPBU Juwata Tarakan Bambang Hartato mengatakan, keputusan tersebut diambil menyusul penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Perdana Kusuma serta kondisi ruang udara yang terdampak abu vulkanik. Faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama dalam penghentian sementara penerbangan.
Pembatalan membuat calon penumpang harus menyesuaikan kembali rencana perjalanan. Penumpang terdampak diminta segera berkoordinasi dengan pihak maskapai untuk mengetahui pilihan yang tersedia, termasuk reschedule, refund maupun pengaturan jadwal perjalanan berikutnya.
Bambang mengimbau masyarakat yang memiliki penerbangan dari maupun menuju Jakarta untuk rutin memantau informasi resmi sebelum berangkat ke Bandara Juwata. Perubahan jadwal penerbangan bergantung pada perkembangan kondisi ruang udara dan keputusan otoritas penerbangan, sehingga penumpang diminta mengikuti informasi dari BMKG, PVMBG, AirNav Indonesia serta otoritas bandara.*(isk/kdy)
