Huni 1.341 Warga Binaan, Kalapas Tarakan Dorong Pembangunan Lapas Baru

Kaltara, Tarakan31 Dilihat

TARAKAN – Lapas Kelas IIA Tarakan saat ini menampung 1.341 penghuni, jauh melampaui kapasitas ideal sekitar 460 orang. Kondisi overkapasitas tersebut mendorong Kepala Lapas Kelas IIA Tarakan, Jupri, meminta pemerintah segera merealisasikan pembangunan lapas baru di Tanjung Selor sebagai solusi jangka panjang.

Jupri mengatakan keberadaan lapas di ibu kota Provinsi Kalimantan Utara akan membantu mengurangi kepadatan penghuni di Lapas Tarakan. Selama ini, aparat penegak hukum di wilayah Tanjung Selor, Bulungan, dan sekitarnya masih harus mengirim tahanan ke Tarakan karena belum tersedia fasilitas pemasyarakatan yang memadai.

Menurutnya, Lapas Tarakan juga menjalankan fungsi ganda karena hingga kini Kota Tarakan belum memiliki rumah tahanan negara (rutan). Selain menampung narapidana yang telah berkekuatan hukum tetap, lapas juga menerima tahanan titipan dari kepolisian, kejaksaan, hingga pengadilan.

Jupri menjelaskan semakin banyaknya penghuni berdampak pada aspek keamanan, pelayanan, dan pembinaan warga binaan. Upaya pemindahan ke unit pelaksana teknis (UPT) lain belum menjadi solusi karena sebagian besar lapas dan rutan di wilayah Kalimantan Timur maupun Kalimantan Utara juga mengalami kondisi overkapasitas.

Ia berharap pemerintah pusat menjadikan pembangunan lapas baru di Tanjung Selor sebagai prioritas. Dengan adanya fasilitas baru tersebut, beban Lapas Tarakan diharapkan berkurang sehingga pelayanan pemasyarakatan, keamanan, dan pembinaan warga binaan dapat berjalan lebih optimal.*ISK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *