Labkesda Tarakan Pastikan 90 Persen Air Isi Ulang Aman Dikonsumsi

Kaltara, Tarakan33 Dilihat

TARAKAN – Hasil pemeriksaan rutin Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Tarakan menunjukkan sekitar 90 persen depot air minum isi ulang di Kota Tarakan masih memenuhi standar keamanan mikrobiologi. Meski demikian, pemerintah tetap memperketat pengawasan terhadap depot yang ditemukan mengandung bakteri Escherichia coli (E. coli) demi menjaga kesehatan masyarakat.

Kepala Labkesda Tarakan, Sri Wahyuni, mengatakan pemeriksaan mutu air minum dilakukan setiap bulan bersama seluruh puskesmas di Kota Tarakan. Pengawasan rutin tersebut menjadi langkah preventif untuk memastikan air minum yang dikonsumsi masyarakat tetap layak dan bebas dari pencemaran bakteri.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, mayoritas depot telah memenuhi persyaratan kesehatan. Namun, masih terdapat sejumlah depot yang hasil uji laboratoriumnya positif mengandung E. coli. Depot tersebut langsung berada dalam pengawasan Dinas Kesehatan untuk dilakukan penelusuran penyebab pencemaran.

Sri Wahyuni menjelaskan, investigasi dilakukan terhadap seluruh kemungkinan sumber kontaminasi, mulai dari kualitas air baku, kondisi filter yang sudah tidak layak, hingga alat sterilisasi ultraviolet (UV) yang tidak lagi berfungsi optimal. Hasil pemeriksaan kemudian disampaikan kepada puskesmas sesuai wilayah kerja untuk ditindaklanjuti melalui pemeriksaan lapangan dan rekomendasi perbaikan.

Labkesda menegaskan pengawasan kualitas air minum isi ulang akan terus dilakukan secara berkelanjutan mengingat air minum merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Selain depot air minum isi ulang, Labkesda juga secara rutin menguji kualitas air PDAM Tirta Alam Tarakan sebagai bagian dari upaya memastikan pasokan air yang digunakan masyarakat tetap memenuhi standar kesehatan.*ISK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *