TIDENG PALE – Meningkatnya aktivitas ibadah masyarakat selama bulan Ramadan, khususnya pada malam hari seperti salat tarawih, mendorong Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tana Tidung memperkuat imbauan keamanan lingkungan kepada masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Tana Tidung, M. Arief Prasetiawan, mengatakan bahwa kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kerawanan keamanan, terutama ketika rumah warga ditinggal kosong untuk beribadah.
“Setiap menjelang hari-hari besar keagamaan, tingkat kerawanan biasanya meningkat. Saat warga melaksanakan salat tarawih, ada rumah yang kosong dan ini bisa menjadi peluang bagi pelaku kejahatan,” ujarnya, Selasa (24/2).
Karena itu, masyarakat diminta lebih disiplin dalam menjaga keamanan rumah sebelum ditinggalkan. Pintu dan jendela harus dipastikan terkunci, serta peralatan listrik dan kompor dalam kondisi mati guna mencegah risiko pencurian maupun kebakaran.
Selain kewaspadaan individu, Arief juga menekankan pentingnya penguatan keamanan berbasis lingkungan.
Keterlibatan perlindungan masyarakat (Linmas) di setiap wilayah dinilai dapat menjadi salah satu langkah efektif dalam menjaga ketertiban umum selama Ramadan.
“Keamanan kembali ke lingkungan masing-masing. Kita memiliki Linmas di setiap wilayah dan ini bisa dioptimalkan agar situasi tetap aman dan kondusif,” katanya.
Satpol PP Tana Tidung pun mengajak masyarakat untuk saling peduli, meningkatkan komunikasi antarwarga, serta bersama-sama menjaga keamanan lingkungan agar ibadah puasa dapat dijalankan dengan aman dan khusyuk.(eno)
Aktivitas Ibadah Meningkat, Satpol PP Tana Tidung Perkuat Imbauan Keamanan Lingkungan











