Pemkab Malinau Siapkan Jembatan Turan Mas untuk Kurangi Beban Jembatan Kota

Kaltara, Malinau21 Dilihat

MALINAU — Pemerintah Kabupaten Malinau mulai menyiapkan pembangunan Jembatan Turan Mas yang direncanakan menghubungkan kawasan Turan Mas di Kecamatan Malinau Utara dengan Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat. Proyek tersebut diproyeksikan menjadi salah satu program strategis daerah pada 2027.

Sekretaris Daerah Kabupaten Malinau, Ernes Silvanus, mengatakan pemerintah daerah saat ini masih menyusun dokumen perencanaan dan administrasi perizinan sebelum proyek memasuki tahap teknis pembangunan.

“Tim teknis sedang mempersiapkan dokumen dan nantinya akan dikoordinasikan dengan Dinas Pekerjaan Umum,” kata Ernes, Senin, 11 Mei 2026.

Menurut dia, pembangunan jembatan itu merupakan arahan langsung Bupati Malinau untuk membuka akses transportasi baru sekaligus mengurangi ketergantungan lalu lintas pada jembatan baja di Malinau Kota yang selama ini menjadi jalur utama penyeberangan Sungai Sesayap.

Ernes menilai kapasitas jembatan yang ada saat ini semakin terbebani karena menjadi akses utama menuju wilayah utara Malinau, termasuk Kecamatan Mentarang dan kawasan sekitarnya.

“Harapannya nanti arus kendaraan bisa terbagi. Jadi tidak semua bertumpu di jembatan Malinau Kota,” ujarnya.

Selain mengurangi kepadatan lalu lintas, keberadaan jembatan baru juga diperkirakan memperpendek waktu tempuh masyarakat menuju wilayah utara. Pemerintah daerah menilai proyek tersebut dapat memperkuat konektivitas antarkawasan sekaligus membuka jalur strategis menuju poros nasional serta akses ke Kabiran dan Mentarang Baru atau Pulau Te’gok.

Secara geografis, kawasan Turan Mas didominasi lahan pertanian masyarakat. Karena itu, konektivitas dinilai penting untuk mendukung distribusi hasil produksi warga dan mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan.

Ernes menjelaskan, pemilihan Turan Mas sebagai lokasi pembangunan dilakukan berdasarkan sejumlah pertimbangan teknis. Selain bentang sungai yang lebih pendek, akses jalan menuju lokasi juga telah tersedia melalui jalur perusahaan.

“Fondasi tanah di kawasan Turan Mas juga berupa batu sehingga lebih memungkinkan untuk pembangunan jembatan,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Malinau berharap pembangunan Jembatan Turan Mas nantinya dapat membuka pusat pertumbuhan baru sekaligus memperluas akses transportasi masyarakat di wilayah Malinau Utara dan Malinau Barat. (rtg/ant)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *