Kaltarapos.id – Musibah kebakaran melanda RT 06, Desa Respen Tubu, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, pada Minggu (25/1) sore. Peristiwa tersebut mengakibatkan enam rumah warga, serta sebuah toko pakaian, toko sembako, dan apotek hangus terbakar.
Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Malinau, Rury Ahmad Sururie, menyampaikan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 16.55 WITA. Petugas pemadam kebakaran langsung bergerak dua menit kemudian, tepatnya pukul 16.57 WITA, dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 17.05 WITA.
“Penanganan kebakaran dilakukan sejak pukul 17.00 WITA hingga 22.10 WITA, termasuk proses pemadaman dan pendinginan,” jelas Rury kepada Radar Tarakan, Minggu (25/1).
Pelapor atas nama Jesika, selaku Sekretaris Camat Malinau Utara, menyampaikan bahwa api pertama kali diketahui berasal dari rumah milik Amanda, berdasarkan keterangan Ketua RT 06 Desa Respen Tubu. Warga kemudian segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan.
Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Malinau, kebakaran tersebut menghanguskan rumah milik Yosafat, Amanda (istri Yosafat), Abdul Rahim Suryono, Pet Anyik, Puring Inyau, dan Mariam Aran. Total sebanyak 21 jiwa terdampak akibat peristiwa tersebut.
Dari hasil pemeriksaan awal di lapangan, penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Meski menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka, baik luka ringan maupun luka berat.
“Dampak yang dirasakan warga tidak hanya kerugian materiil, tetapi juga psikologis, berupa kepanikan dan ketakutan,” tambahnya.
Dalam proses penanganan, petugas pemadam kebakaran menghadapi sejumlah kendala di lapangan, di antaranya akses jalan yang sempit karena berada di dalam gang, serta banyaknya warga yang menonton sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas armada pemadam.
Sebanyak 50 personel diterjunkan dalam penanganan kebakaran tersebut, melibatkan Posko Induk, Posko Utara, Posko Barat, dan Posko Mentarang, serta unsur Rescue, Damkar Bandara Malinau dengan satu unit armada, TNI, Polri, Satpol PP, dan Linmas.
“Hingga saat ini, laporan telah ditindaklanjuti dan penanganan kebakaran dinyatakan selesai dan tuntas,” pungkasnya.(Ags)












