Kapolda Kaltara Dianugerahi Nama Adat “Belawan Tadem” oleh Dayak Lundayeh

Malinau34 Dilihat

MALINAU – Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Agus Wijayanto dianugerahi nama adat “Belawan Tadem” oleh masyarakat adat Dayak Lundayeh Kabupaten Malinau. Penyematan nama kehormatan tersebut dilakukan saat kunjungan Kapolda Kaltara ke Desa Wisata Pulau Sapi, sebagai bentuk penghormatan sekaligus simbol persaudaraan antara masyarakat adat dan jajaran kepolisian.

Nama adat tersebut disematkan langsung oleh Kepala Adat Dayak Lundayeh Kabupaten Malinau, Paulus Belapang. Menurutnya, pemberian nama “Belawan Tadem” merupakan wujud penghormatan, doa, dan harapan masyarakat adat kepada Kapolda Kaltara yang hadir serta berinteraksi langsung dengan komunitas Dayak Lundayeh.

Paulus menjelaskan, nama “Belawan Tadem” memiliki makna sebagai pribadi yang teguh memegang prinsip dan kuat dalam menghadapi berbagai tantangan. Penganugerahan nama adat tersebut juga menjadi simbol semakin eratnya hubungan persaudaraan antara Kapolda Kaltara dengan masyarakat adat Dayak Lundayeh di Kabupaten Malinau.

Prosesi penyematan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Pemberian nama adat merupakan bagian dari tradisi dan budaya Dayak Lundayeh yang terus dijaga sebagai identitas masyarakat adat sekaligus bentuk penghormatan kepada seseorang yang dianggap memiliki hubungan baik dengan komunitas.

Melalui momentum tersebut, masyarakat adat Dayak Lundayeh berharap komunikasi dan sinergi dengan jajaran kepolisian dapat terus diperkuat. Penganugerahan nama “Belawan Tadem” pun menjadi simbol persaudaraan serta harapan agar hubungan antara masyarakat adat dan Kepolisian Daerah Kalimantan Utara terus terjaga.*(isk/kdy)