Sempat Rusak Ditabrak Tugboat, Pelampung Suar Merah Nomor 2 Kembali Berfungsi

Kaltara, Tarakan6 Dilihat

TARAKAN – Pelampung suar merah nomor 2 di alur pelayaran Tarakan kembali berfungsi setelah sebelumnya mengalami kerusakan akibat ditabrak tugboat TB Linton. Berfungsinya kembali fasilitas tersebut memastikan salah satu penanda navigasi dapat digunakan kapal yang melintas di perairan Tarakan.

Pelampung suar merupakan bagian dari Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) yang berperan penting dalam keselamatan pelayaran. Fasilitas tersebut membantu nakhoda mengenali jalur pelayaran, batas alur yang aman, rute pelayaran serta potensi bahaya di sekitar perairan.

Kasubag Tata Usaha Distrik Navigasi Kelas III Tipe A Tarakan, Dalmon, mengatakan setelah dilakukan perbaikan, pelampung suar tersebut kembali menjalankan fungsinya sebagai penanda bagi pengguna alur pelayaran. Menurutnya, seluruh nakhoda wajib memperhatikan rambu dan mengikuti ketentuan sistem rute serta tata cara berlalu lintas di laut.

Dalmon mengingatkan bahwa ketidakpatuhan terhadap rambu navigasi dapat meningkatkan risiko kecelakaan, termasuk kapal kandas di gusung maupun menabrak karang. Karena itu, ia berharap kejadian yang menyebabkan kerusakan pelampung suar tidak kembali terjadi dan seluruh pengguna alur ikut menjaga fasilitas navigasi yang tersedia.

Selain nakhoda, nelayan juga diminta membantu mengawasi kondisi pelampung suar dan fasilitas navigasi lainnya. Nelayan yang lebih sering berada di perairan dapat melaporkan apabila menemukan rambu yang mati, rusak atau bergeser. Dukungan tersebut dinilai penting karena pengawasan di lapangan masih menghadapi keterbatasan personel dan kapal patroli navigasi.*(isk/kdy)