NUNUKAN – Tim gabungan melakukan pencarian terhadap pasangan suami istri yang diduga tenggelam di aliran Sungai Sembakung, wilayah Desa Pulau Keras, Kecamatan Sembakung Atulai. Kedua korban, Kuntakan (53) dan Masundi (52), dilaporkan hanyut setelah perahu yang mereka tumpangi karam pada Rabu (15/7) sekitar pukul 22.00 Wita.
Komandan Lapangan Pos BPBD Lumbis, Jamiat, mengatakan pasangan tersebut menyeberangi Sungai Sembakung menggunakan perahu untuk menemui anak mereka. Namun di tengah perjalanan, perahu diduga menabrak sebatang kayu yang berada di aliran sungai hingga akhirnya karam dan kedua korban hanyut terbawa arus.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, BPBD Nunukan melalui Pos BPBD Lumbis langsung berkoordinasi dengan aparat setempat dan unsur terkait untuk melakukan operasi pencarian. Tim gabungan terlebih dahulu melakukan asesmen di lokasi sebelum menyisir area sekitar titik terakhir korban terlihat.
Selain menyisir sepanjang aliran sungai, petugas juga memperluas area pencarian dengan melibatkan pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat. Seluruh personel diminta mengutamakan keselamatan mengingat arus Sungai Sembakung saat ini cukup deras dan berpotensi membahayakan proses pencarian.
Hingga berita ini ditulis, kedua korban masih belum ditemukan. Operasi pencarian akan terus dilanjutkan sambil berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait. BPBD juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sungai agar selalu menggunakan alat pelampung dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat kondisi arus sedang deras.(ISK)
