Pantai Amal Tarakan Masuk Kategori Udara Tidak Sehat, Warga Diminta Waspada

Kaltara, Tarakan44 Dilihat

TARAKAN – Kualitas udara di kawasan Pantai Amal menjadi perhatian setelah hasil pemantauan menunjukkan kondisi Tidak Sehat. Tingginya konsentrasi partikulat halus PM2.5 membuat masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di kawasan tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan kegiatan di luar ruangan.

Kepala DLH Kota Tarakan, Andry Rawung mengatakan, masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap perlu mengantisipasi dampak dari penurunan kualitas udara. Warga di sekitar Pantai Amal juga diimbau menggunakan masker ketika berada di luar ruangan untuk mengurangi paparan partikulat.

Selain penggunaan masker, masyarakat diminta menyesuaikan aktivitas fisik dengan kondisi kualitas udara. Kelompok sensitif dianjurkan mengurangi aktivitas fisik yang terlalu lama atau berat di luar ruangan ketika kualitas udara sedang dalam kondisi kurang baik.

DLH Tarakan juga mengimbau masyarakat memantau perkembangan kualitas udara melalui aplikasi ISPUNet yang tersedia di Play Store maupun App Store. Informasi tersebut dapat menjadi acuan sebelum masyarakat melakukan aktivitas di luar rumah, khususnya ketika kondisi udara mengalami penurunan.

Andry turut mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah secara terbuka karena dapat menghasilkan asap dan partikulat yang memperburuk kualitas udara. Pengurangan emisi kendaraan bermotor dan sumber pencemar lainnya juga diharapkan dilakukan bersama untuk menjaga kualitas udara di Tarakan.*(isk/kdy)