Perangi Narkoba, Kodaeral XIII Kerahkan KRI Patroli di Perairan Kaltara

Kaltara25 Dilihat

TANJUNG SELOR – Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) XIII Kalimantan Utara memperkuat patroli di wilayah laut hingga sungai sebagai langkah mencegah penyelundupan narkoba ke wilayah Kaltara. Upaya tersebut dilakukan dengan mengoptimalkan unsur kapal perang (KRI) serta bersinergi dengan berbagai instansi terkait.

Komandan Kodaeral XIII Kaltara, Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji, mengatakan patroli rutin dilaksanakan tidak hanya oleh unsur Kodaeral XIII, tetapi juga berkolaborasi dengan Armada II, termasuk pengamanan di wilayah Ambalat yang menjadi salah satu jalur strategis perbatasan.

Menurutnya, patroli tidak hanya difokuskan di laut lepas, tetapi juga menyasar sungai-sungai yang diduga menjadi akses masuk penyelundup narkoba. Dalam beberapa operasi, petugas sempat melakukan kontak dengan pelaku, namun mereka berhasil melarikan diri. Meski demikian, sejumlah barang bukti berhasil diamankan dan beberapa kurir telah ditangkap untuk kemudian diproses sesuai hukum.

Bimo menjelaskan, jalur masuk narkoba ke Kaltara paling rawan berasal dari luar negeri, khususnya Malaysia dan Filipina. Para pelaku terus mengubah modus operandi dengan memanfaatkan jalur-jalur alternatif atau “jalur tikus” untuk menghindari patroli aparat.

Karena itu, Kodaeral XIII terus memperkuat sinergi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), kepolisian, kejaksaan, dan pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempersempit ruang gerak penyelundup sekaligus melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.*ISK