Bangunan Sarang Walet Terbakar Saat Hujan Lebat, Diduga Akibat Sambaran Petir

Kaltara, Malinau4 Dilihat

MALINAU – Sebuah bangunan sarang burung walet tiga lantai di RT 06 Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota, terbakar pada Jumat (24/7) malam. Kebakaran yang diduga dipicu sambaran petir itu berhasil dipadamkan sebelum api merambat ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran, Rury Ahmad Sururie, mengatakan laporan diterima pada pukul 22.23 WITA. Berdasarkan informasi awal, api pertama kali terlihat dari bagian atas bangunan saat hujan lebat disertai petir dan aliran listrik sedang padam.

Sebanyak 40 personel Damkar dari Sektor Induk, Sektor Utara, dan Sektor Barat diterjunkan ke lokasi bersama sejumlah armada pemadam. Unit pertama tiba hanya tiga menit setelah laporan diterima dan langsung melakukan pemadaman serta pendinginan hingga dipastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Menurut Rury, respons cepat petugas menjadi faktor penting sehingga kobaran api tidak sempat menjalar ke permukiman warga yang berada di sekitar bangunan. Penanganan selesai sekitar pukul 23.30 WITA dan situasi dinyatakan aman serta terkendali.

Meski dugaan awal mengarah pada sambaran petir sebagai penyebab kebakaran, penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut, namun bangunan sarang burung walet mengalami kerusakan akibat kebakaran.*ISK