TARAKAN – Masyarakat Kota Tarakan diminta tetap mewaspadai perubahan cuaca dalam beberapa hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juwata Tarakan memprakirakan peluang hujan masih cukup terbuka, terutama pada malam hingga pagi hari.
Forecaster BMKG Juwata Tarakan Danu Rahni Aryastha mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan kondisi atmosfer, terdapat potensi terbentuknya awan hujan atau awan kumulonimbus di wilayah Tarakan. Pertumbuhan awan tersebut dapat memicu terjadinya hujan di sejumlah wilayah.
“Sehingga besar kemungkinan hujan mengguyur wilayah Tarakan pada malam dan pagi hari,” kata Danu, Selasa (29/9). Meski demikian, intensitas hujan yang diprakirakan terjadi masih berada pada kategori ringan hingga sedang.
Danu mengimbau masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan untuk menyesuaikan kegiatan dengan kondisi cuaca. Pengendara kendaraan bermotor juga diminta meningkatkan kewaspadaan ketika hujan turun karena permukaan jalan dapat menjadi licin dan jarak pandang berkurang. Masyarakat yang bepergian diimbau membawa perlengkapan untuk mengantisipasi hujan.
Selain kondisi daratan, BMKG turut memantau kondisi perairan Tarakan dan wilayah Kalimantan Utara. Ketinggian gelombang laut secara umum masih berada pada kategori rendah, yakni sekitar 0,3 hingga 0,6 meter. Kondisi tersebut relatif aman untuk aktivitas pelayaran, namun nelayan dan pengguna transportasi laut tetap diminta memperhatikan perkembangan cuaca sebelum beraktivitas di perairan.*(isk/kdy)
