RAPBDP 2026 Tarakan Diusulkan Rp996 Miliar, Belanja Modal Ikut Naik

Kaltara, Tarakan21 Dilihat

TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan mengusulkan perubahan struktur anggaran daerah dalam RAPBD Perubahan (RAPBDP) 2026. Total belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp996 miliar lebih, naik sekitar Rp41 miliar dibandingkan APBD murni sebesar Rp955 miliar lebih.

Usulan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tarakan Ibnu Saud Is dalam rapat paripurna DPRD Kota Tarakan, Minggu (27/9). Menurutnya, perubahan anggaran dilakukan dengan menyesuaikan kemampuan fiskal, realisasi anggaran, serta kebutuhan pembangunan yang perlu diprioritaskan hingga akhir tahun.

banner 336x280

Dalam struktur RAPBDP, belanja operasional menjadi komponen terbesar dengan nilai Rp854 miliar lebih, meningkat dari sebelumnya Rp838 miliar lebih. Anggaran tersebut mencakup belanja pegawai Rp476 miliar lebih, barang dan jasa Rp289 miliar lebih, hibah Rp86 miliar lebih, serta bantuan sosial Rp2,722 miliar lebih.

Sementara itu, belanja modal naik dari Rp123 miliar lebih menjadi Rp140 miliar lebih. Anggaran tersebut diarahkan untuk kebutuhan pembangunan infrastruktur serta penyediaan sarana dan prasarana dasar perkotaan. Sebaliknya, belanja tidak terduga turun dari Rp3 miliar menjadi Rp1,4 miliar lebih.

Dari sisi pendapatan, Pemkot Tarakan menargetkan penerimaan daerah dalam RAPBDP 2026 sebesar Rp918 miliar lebih, terdiri dari PAD Rp241 miliar lebih dan pendapatan transfer Rp665 miliar lebih. Target pajak daerah naik menjadi Rp145 miliar lebih, sedangkan retribusi daerah menjadi Rp69 miliar lebih. Penerimaan pembiayaan juga direncanakan mencapai Rp78 miliar lebih, terutama dari penyesuaian SiLPA berdasarkan hasil audit BPK. Pemkot berharap pembahasan RAPBDP bersama DPRD dapat segera diselesaikan agar program prioritas bisa direalisasikan.*(isk/kdy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *