Langit Indonesia Dihiasi Gerhana Bulan Total, Bagaimana Peluang Tarakan?

Kaltara, Tarakan50 Dilihat

TARAKAN – Gerhana bulan total akan terjadi pada Selasa sore hingga malam, 3 Maret 2026. Fenomena ini dapat diamati di seluruh Indonesia. Namun, peluang menyaksikan fase total di Tarakan tidak sebesar di wilayah Indonesia bagian barat.

Forecaster BMKG Tarakan, Ida Bagus Gede Yamuna, mengatakan gerhana kali ini mencakup fase total dan sebagian yang berlangsung sejak pukul 16.40 WIB hingga sekitar 22.24 WIB. Puncak gerhana diperkirakan terjadi pada pukul 19.33 WIB.

“Semua wilayah Indonesia mengalami seluruh fase gerhana. Tapi peluang melihat fase total lebih besar di Indonesia Barat,” kata Ida Bagus, Selasa (3/3).

Menurut dia, masyarakat Tarakan tetap berpeluang melihat gerhana bulan total. Namun kemungkinan yang lebih besar adalah menyaksikan gerhana bulan sebagian.

“Potensi tetap ada, tetapi tidak sebesar wilayah Barat. Jadi kemungkinan kita lebih banyak melihat fase sebagian,” ujarnya.

Gerhana bulan aman diamati dengan mata telanjang karena cahaya bulan tidak berbahaya bagi penglihatan. Saat fase total, bulan akan tampak merah gelap atau yang dikenal sebagai blood moon. Sedangkan pada fase sebagian, hanya sebagian permukaan bulan yang tampak kemerahan, sementara sisi lainnya tetap terang.

BMKG mengimbau warga memanfaatkan momen ini sebagai sarana edukasi, dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca sebelum melakukan pengamatan. (zar/ant)