KATINGAN – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap dua anggota Polri yang tenggelam di Sungai Katingan, Desa Tumbang Kalamei, Kecamatan Katingan Tengah, Kalimantan Tengah, resmi ditutup setelah seluruh korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Korban terakhir, Aiptu Sumariyanto (47), ditemukan pada Minggu (5/7) sekitar pukul 09.00 WIB. Jasad korban ditemukan tersangkut di tumpukan kayu di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan, Desa Rantau Asem, sekitar 8 kilometer dari lokasi kejadian, setelah tim SAR menerima laporan dari warga.
Sebelumnya, Tim SAR Gabungan lebih dulu menemukan korban pertama, Bripda Nopandri Ramadhana, pada Sabtu (4/7) sore. Dengan ditemukannya kedua korban, operasi pencarian yang berlangsung selama empat hari resmi dinyatakan selesai.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengatakan seluruh tahapan operasi SAR telah ditutup setelah semua korban ditemukan. Proses pencarian melibatkan personel gabungan dari Basarnas, Polda Kalimantan Tengah, Polres Katingan, TNI, BPBD, serta masyarakat setempat.(ISK)
