Jelang Lebaran Turun Harga 20 Persen, 1.300 Kupon Pasar Murah Telah Habis di Empat Titik

Malinau24 Dilihat

MALINAU – Menjelang Hari Raya Idulfitri, Pemerintah Kabupaten Malinau melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM menggelar pasar murah di dua kecamatan dengan empat titik lokasi. Sebanyak 1.300 kupon telah habis untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah, sekitar 20 persen dari harga pasaran.

Kepala Bagian Perdagangan Disperindagkop Malinau, Yeni, menjelaskan, pada dua hari terakhir pelaksanaan disiapkan 600 paket, atau 300 paket per hari. “Iya, 1.300 kupon untuk pasar murah di dua kecamatan dengan empat titik lokasi yang kami sediakan. Untuk dua hari tersisa ini ada 600 paket, jadi 300 paket satu hari,” ujarnya.

Yeni menambahkan, pembatasan jumlah paket dilakukan agar distribusi merata dan menyesuaikan kondisi petugas yang sebagian menjalankan ibadah puasa, sehingga pelayanan difokuskan hingga siang hari.

Dalam kegiatan tersebut, bahan pokok dijual lebih terjangkau dengan pembatasan maksimal pembelian per orang. Beras kemasan 5 kilogram dijual Rp 63.000 per karung, gula pasir Rp 16.000 per kilogram (maksimal 2 kilogram), bawang merah Rp 36.000 per kilogram, bawang putih Rp 32.000 per kilogram (masing-masing dibatasi 1 kilogram), telur ayam Rp 50.000 per piring (maksimal 1 piring), minyak goreng Rp 12.000 per bungkus (maksimal 2 bungkus), dan tepung terigu Rp 11.000 per 2 kilogram (maksimal 2 kilogram).

Antusiasme warga terlihat tinggi sejak pagi. Komoditas yang paling banyak diburu adalah telur, minyak goreng, bawang merah, dan bawang putih, yang habis lebih dahulu, sementara beras masih tersisa cukup banyak.

Harga pasaran saat ini untuk perbandingan, telur Rp 65.000 per piring, minyak goreng Rp 16.000 per bungkus, bawang merah sekitar Rp 55.000 per kilogram, dan bawang putih Rp 42.000-45.000 per kilogram, sehingga pasar murah memberikan subsidi sekitar 20 persen.

Pihak penyelenggara tidak melakukan rekapitulasi pengunjung secara pasti, namun diperkirakan lebih dari 400-500 orang per titik setelah kupon habis, paket tetap dijual langsung kepada masyarakat umum.

Pasar murah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat menjelang Lebaran sekaligus menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok selama Ramadan. (RTG)