TARAKAN – Niat baik seorang mahasiswa berinisial MS (20) untuk membantu pengendara yang diduga mengalami mogok di kawasan Gunung Selatan, Tarakan Tengah, berakhir tragis. Korban justru menjadi korban dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) disertai penusukan pada Rabu (22/7) sekitar pukul 23.20 Wita.
Kapolres Tarakan AKBP Erwin Syaputra Manik melalui Kasi Humas IPTU Rusli menjelaskan, berdasarkan penyelidikan awal, korban sedang dalam perjalanan pulang saat melihat seorang laki-laki dan perempuan yang diduga mengalami mogok sepeda motor. Ketika korban turun untuk membantu mendorong kendaraan tersebut, pelaku yang belum diketahui identitasnya diduga langsung melancarkan aksi kejahatan.
Pelaku diduga merampas satu unit iPhone 13 warna putih dan dompet korban yang berisi uang tunai Rp3.740.000. Tidak hanya itu, korban juga mengalami luka tusuk di bagian perut sebelah kiri serta dipukul di bagian kepala sebelum pelaku melarikan diri. Meski terluka, korban berhasil pulang ke rumah dan kemudian dibawa keluarganya untuk mendapatkan perawatan medis.
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi-saksi, serta mengumpulkan alat bukti guna mengungkap identitas pelaku. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp9.740.000 yang terdiri dari telepon genggam dan uang tunai.
Polres Tarakan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas pada malam hari, terutama di lokasi yang minim penerangan. Warga yang memiliki informasi terkait pelaku diminta segera melapor kepada pihak kepolisian untuk membantu proses penyelidikan dan pengungkapan kasus.(ISK)
