Tak Perlu Rp60 Miliar, Koordinator KKMP Tarakan Usulkan Modal Awal Rp1 Miliar

Kaltara, Tarakan8 Dilihat

TARAKAN – Dukungan anggaran sekitar Rp1 miliar dinilai cukup untuk menggerakkan 20 Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Tarakan. Anggaran tersebut diharapkan menjadi modal awal agar koperasi di setiap kelurahan dapat mulai beroperasi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Koordinator KKMP Selumit sekaligus Koordinator KKMP se-Tarakan, Saifullah, mengatakan kebutuhan anggaran untuk memulai operasional koperasi tidak harus mencapai miliaran rupiah untuk setiap unit. Menurutnya, dukungan sekitar Rp50 juta per koperasi sudah cukup untuk menjalankan kegiatan dasar. “Tidak perlu dana Rp3 miliar untuk menjalankan seluruh koperasi. Kalau mau jujur sebetulnya hanya cukup Rp50 juta, koperasi ini sudah bisa jalan,” tuturnya.

Dengan jumlah 20 KKMP yang tersebar di 20 kelurahan, Saifullah memperkirakan kebutuhan modal awal mencapai Rp1 miliar. Ia menilai yang terpenting bukan besarnya anggaran, melainkan bagaimana dana tersebut dapat dimanfaatkan untuk menjalankan koperasi dan melayani masyarakat. “Di pemikiran kami sederhana, Rp1 miliar itu sudah cukup untuk menjalankan 20 kelurahan yang ada di Kota Tarakan. Tidak perlu Rp60 miliar. Cukup Rp1 miliar. Yang penting jalan, melayani masyarakat, itu sudah cukup,” tegasnya.

Ia menambahkan, dukungan anggaran perlu dibarengi sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dinas terkait, BUMN, dan pengurus koperasi. Menurutnya, seluruh pihak harus memiliki arah dan komitmen yang sama agar program KKMP dapat berjalan efektif. Tanpa kejelasan arah dan dukungan tersebut, ia menilai perkembangan koperasi di Tarakan masih berjalan di tempat.

Saifullah berharap KKMP tetap berfokus pada tujuan utamanya, yakni memberdayakan ekonomi masyarakat. Ia juga mengingatkan agar program tersebut tidak dimanfaatkan untuk kepentingan politik maupun keuntungan pihak tertentu. “Pemberdayaan ekonomi masyarakat, itulah koperasi sebenarnya. Kami mohon jangan mengambil niat apa pun untuk menumpang di Koperasi Merah Putih untuk terkenal, untuk mengambil keuntungan,” pungkasnya.*(isk/kdy)