Sebatik Timur Perkuat Deteksi Dini Potensi Konflik di Wilayah Perbatasan

Kaltara, Nunukan12 Dilihat

NUNUKAN – Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Rakor Forkopimcam) untuk memperkuat sistem kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah perbatasan, Rabu (30/9).

Camat Sebatik Timur Zainal Abidinsyah mengatakan, kolaborasi antarinstansi penting dalam merespons berbagai dinamika sosial di lapangan. Sebagai wilayah perbatasan negara, Sebatik memiliki potensi kerawanan yang membutuhkan kepekaan serta koordinasi antarpihak.

Menurutnya, komunikasi dan koordinasi harus terus diperkuat agar setiap persoalan di tengah masyarakat dapat dideteksi dan ditangani sejak awal sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Pemerintah Kecamatan Sebatik Timur juga telah melakukan sejumlah langkah preventif. Salah satunya dengan memediasi sekitar lima kasus perselisihan sosial bernuansa sensitif melalui pendekatan kekeluargaan dan restorative justice (RJ). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi tindak lanjut surat Bakesbangpol Kabupaten Nunukan terkait pelaksanaan Survei Indeks Kewaspadaan Nasional.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Nunukan Hasan Basri mengapresiasi soliditas Forkopimcam dan tokoh masyarakat Sebatik Timur. Hasil pertemuan tersebut akan menjadi salah satu acuan dalam pemetaan Indeks Kewaspadaan Nasional (IKN) 2026 di Kabupaten Nunukan. Pemerintah dan masyarakat diharapkan terus menjaga keamanan, persatuan, serta keharmonisan di wilayah perbatasan.*(isk/kdy)