Protes Tarif, Sopir Truk Sawit Sempat Lumpuhkan Pelabuhan Sebawang

Kaltara, Tana Tidung67 Dilihat

TIDENG PALE – Aksi protes yang dilakukan sopir truk pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Pelabuhan Feri Sebawang, Kecamatan Sesayap, Kabupaten Tana Tidung, Sabtu (4/7), berakhir setelah dilakukan mediasi antara para sopir, pemerintah daerah, kepolisian, dan pihak terkait. Selama aksi berlangsung, akses menuju pelabuhan sempat ditutup sehingga aktivitas penyeberangan terganggu.

Aksi tersebut dipicu keberatan para sopir terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung yang membatasi muatan angkutan TBS maksimal enam ton per rata bak. Para sopir menilai kebijakan itu berdampak pada operasional angkutan serta pendapatan mereka.

Kapolres Tana Tidung AKBP Eko Nugroho mengatakan jajaran kepolisian bersama pemerintah daerah segera turun ke lokasi untuk menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memfasilitasi dialog antara seluruh pihak.

“Polri hadir untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif serta memfasilitasi penyelesaian persoalan melalui musyawarah. Syukur Alhamdulillah, seluruh pihak dapat menerima hasil mediasi sehingga aktivitas di Pelabuhan Feri Sebawang kembali berjalan normal,” ujarnya.

Mediasi yang berlangsung di Pelabuhan Feri Sebawang dihadiri unsur Polres Tana Tidung, Dinas Perhubungan Kabupaten Tana Tidung, perwakilan perusahaan, dan perwakilan sopir. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa untuk sementara truk pengangkut TBS tetap diperbolehkan melintas dengan ketentuan membawa muatan maksimal dua kancing sambil menunggu pembahasan lebih lanjut mengenai kebijakan pembatasan muatan.

Usai tercapainya kesepakatan, para sopir membubarkan diri dan meninggalkan kawasan pelabuhan. Operasional Pelabuhan Feri Sebawang kembali berjalan normal, arus kendaraan maupun penumpang kembali lancar, serta situasi keamanan di lokasi tetap kondusif.(ISK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *