TARAKAN – Satlantas Polres Tarakan masih mendalami dugaan balap liar yang diduga menjadi penyebab kecelakaan maut di Jalan Sungai Maya RT 17, Kelurahan Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara. Insiden yang terjadi pada Minggu (12/7) sekitar pukul 17.30 Wita itu menewaskan dua pengendara sepeda motor Yamaha Aerox setelah terlibat tabrakan dari arah berlawanan.
Kasat Lantas Polres Tarakan, Iptu Ardi Wisnu Pradana, mengatakan kedua korban berinisial A.F. (16) dan N.S.S. (19), warga Kelurahan Karang Harapan. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, A.F. melaju dari arah Sungai Maya menuju RS Bhayangkara dengan kecepatan tinggi. Pada saat bersamaan, N.S.S. datang dari arah berlawanan hingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi memperoleh keterangan saksi yang mengarah pada dugaan balap liar. Salah satu pengendara disebut sempat berputar balik sebelum kembali melaju dan bertabrakan dengan motor dari arah berlawanan. Polisi juga menyebut lokasi tersebut sebelumnya memang kerap dijadikan tempat berkumpul dan balapan oleh sejumlah anak muda.Selain itu, penyidik mengungkap kedua sepeda motor yang terlibat bukan milik korban, melainkan milik rekan mereka.
Seluruh kendaraan telah diamankan sebagai barang bukti dan masih menjalani pemeriksaan, termasuk untuk mendalami dugaan salah satu motor digunakan tanpa seizin pemiliknya.Hingga kini Satlantas Polres Tarakan masih memeriksa saksi, mencocokkan hasil olah TKP, serta melengkapi alat bukti guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Polisi juga menyatakan belum menemukan adanya unsur taruhan dalam dugaan balap liar tersebut.(ISK)
