MALINAU – Kebakaran hebat melanda permukiman warga di Desa Pulau Sapi RT 07, Kecamatan Mentarang, Kabupaten Malinau, Selasa (21/7) malam. Sedikitnya empat rumah warga ludes dilalap api, mengakibatkan 21 jiwa kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta benda mereka hangus terbakar.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau, Tjito Widjaja melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran, Rury Ahmad Sururie, mengatakan laporan diterima pada pukul 23.57 WITA. Sebanyak 30 personel dari Pos Mentarang, Pos Malinau Barat, dan Pos Induk langsung dikerahkan bersama sejumlah armada untuk memadamkan api dan mencegah kobaran merembet ke bangunan lain.
Berdasarkan keterangan saksi, kobaran api pertama kali terlihat dari bagian belakang rumah milik Nerlison. Saat petugas tiba, api telah membesar sehingga proses pemadaman berlangsung cukup sulit. Setelah berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan hingga pukul 02.30 WITA untuk memastikan tidak ada bara api yang dapat memicu kebakaran susulan.
Empat rumah milik Nerlison, Yonatan, Yagung, dan Daniel tidak berhasil diselamatkan. Selain itu, dua bangunan dapur juga mengalami kerusakan akibat upaya penyekatan dan penyelamatan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun istri Nerlison mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis. Para korban juga dilaporkan mengalami trauma akibat musibah yang terjadi di tengah malam.
Rury menambahkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara, api berasal dari bagian belakang rumah milik Nerlison. Dalam penanganan kejadian ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau mengerahkan satu unit mobil rescue, satu mobil komando, tiga mobil tembak, satu mobil suplai, dua mesin portable, serta mendapat dukungan dari PLN dan masyarakat setempat hingga situasi dinyatakan aman.(ISK)
