DPPP Tana Tidung Pastikan Belum Ada Kasus Rabies

Kaltarapos.id – Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP) Tana Tidung  memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus rabies pada hewan maupun manusia di wilayah Tana Tidung, meski laporan gigitan hewan khususnya anjing tetap terjadi.

Kepala DPPP Tana Tidung, Rudi, A.Pi, mengatakan sepanjang tahun 2025 hingga September, tercatat sekitar 13 laporan kasus gigitan, yang mayoritas disebabkan oleh anjing.

‎“Untuk sementara ini, dari hasil pengawasan kami, tidak ada yang terdeteksi rabies. Kasus yang dilaporkan hanya gigitan biasa, bukan rabies,” ujarnya.

‎Ia menjelaskan, penanganan gigitan hewan melibatkan lintas sektor. Data korban gigitan ditangani oleh pihak Dinas Kesehatan, sementara DPPP fokus pada pengamatan terhadap hewan yang menggigit.

‎“Kalau ada laporan gigitan, hewannya kami amati. Kalau ada gejala mencurigakan baru kita tindak lanjuti,” jelasnya.

‎Menurut Rudi, hewan yang terindikasi rabies umumnya menunjukkan perilaku tidak normal, seperti agresif, gelisah, berliur berlebihan, dan ekor mengarah ke bawah. Namun gejala tersebut lebih sering ditemukan pada anjing liar dibandingkan hewan peliharaan.

“Kalau anjing atau kucing peliharaan, sejauh ini tidak ada yang mengarah ke rabies,” katanya.

‎Sebagai langkah pencegahan, DPPP Tana Tidung rutin melaksanakan vaksinasi rabies untuk anjing dan kucing. Kegiatan tersebut biasanya digelar setiap tahun, bertepatan dengan Bulan Bakti Peternakan pada Oktober.

“Terakhir Oktober kemarin, kami melaksanakan vaksinasi sekitar 30 dosis, dengan metode door to door, pos pelayanan, dan ada juga yang dibawa langsung ke kantor,” ungkap Rudi.

Ia menambahkan, vaksinasi difokuskan pada hewan yang memiliki pemilik, karena anjing liar cukup sulit ditangani.

‎Rudi juga menegaskan bahwa rabies umumnya ditularkan oleh hewan penular rabies (HPR) seperti anjing, kucing dan monyet, sedangkan hewan ternak seperti sapi tidak termasuk dalam kategori tersebut.

‎Dengan pengawasan rutin dan partisipasi masyarakat, DPPP Tana Tidung berharap Tana Tidung tetap bebas rabies ke depannya.(Ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *