Budi Doremi Meriahkan Pembukaan Festival Tari Kreasi Daerah 2025

Kaltarapos.id – Guyuran hujan yang sempat membasahi Lapangan Sepak Bola RTH H. Joesoef Abdullah, Tideng Pale, Jumat malam (21/11/2025) itu tidak mampu meredam antusiasme warga.

‎Payung-payung terbuka, jas hujan plastik warna-warni, hingga lampu-lampu ponsel yang menyala memenuhi area lapangan—semua demi menyaksikan langsung pembukaan Festival Tari Kreasi Daerah Pesisir dan Pegunungan 2025.

‎Begitu Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali secara resmi membuka festival, sorak-sorai pecah.

Namun puncak kemeriahan terjadi ketika nama Budi Doremi dipanggil naik ke panggung. Suara teriakan warga bercampur dentuman speaker membuat suasana larut dalam euforia.

‎Dengan gitar di tangan dan senyum khasnya, Budi membuka penampilan lewat lagu-lagu yang sudah akrab di telinga masyarakat.

‎Melukis Senja membuat penonton ikut bernyanyi, sementara Tak Kan Hilang menggema dari barisan depan hingga ke pinggir lapangan yang masih sedikit becek oleh hujan, Begitu juga dengan lagu berjudul Mesin Waktu.

Tidak berhenti di situ, Budi juga membawakan beberapa lagu lawas yang ia kemas dengan nuansa baru, termasuk Kopi Dangdut, yang langsung disambut riuh tepuk tangan.

‎ Aroma tanah basah bercampur sorakan warga menambah kuat suasana hangat malam itu.

‎Sesekali, Budi menyapa penonton yang memadati setiap sudut lapangan.
‎”Tana Tidung luar biasa! Hujan-hujan tetap semangat ya?” ujarnya diikuti teriakan balasan dari warga yang tak ingin kehilangan momen.

Hujan yang kembali turun tipis justru membuat suasana semakin dramatis. Warga tetap bertahan—ada yang menggigil, ada yang bertepuk tangan, ada pula yang terus mengangkat ponsel untuk mengabadikan momen.

‎Malam itu, festival bukan sekadar dibuka. Ia dihidupkan. Dan Tana Tidung, untuk beberapa jam, seakan bergetar bersama suara dan energi Budi Doremi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *