TIDENG PALE – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung memastikan kebutuhan makan dan minum warga terdampak kebakaran akan dipenuhi selama masa tanggap darurat yang ditetapkan selama tujuh hari.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSP3PMD) Tana Tidung, M. Arief Prasetiawan, mengatakan kebutuhan makanan disiapkan melalui posko penampungan sementara. Warga terdampak dapat mengambil makanan yang telah disediakan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
“Selama masa tanggap darurat tujuh hari, makan dan minum mereka kita siapkan di posko tiga kali sehari. Masing-masing kepala keluarga bisa mengambil makanan yang sudah disiapkan,” ujar Arief, Rabu (19/8).
Pada dua hari pertama, bantuan makanan diberikan dalam bentuk makanan siap saji. Selanjutnya, makanan akan disiapkan dalam kemasan kotak untuk memudahkan proses pembagian. Distribusi sementara masih dipusatkan di posko karena keterbatasan untuk mengantarkan makanan langsung ke tempat tinggal sementara para korban.
Berdasarkan data sementara Posko Pengaduan, kebakaran tersebut berdampak terhadap 26 kepala keluarga atau 83 jiwa. Selain itu, terdapat 20 bangunan yang masuk dalam pendataan, dengan rincian 15 bangunan milik sendiri dan sejumlah bangunan lainnya berstatus sewa. Pemerintah daerah memastikan kebutuhan dasar warga akan terus dipenuhi selama masa tanggap darurat berlangsung.*(isk/kdy)
