21 Titik Karhutla Muncul, Lebih dari 52 Hektare Lahan di Tarakan Terbakar

Kaltara, Tarakan42 Dilihat

TARAKAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Tarakan sepanjang Agustus 2026 menunjukkan peningkatan yang cukup mengkhawatirkan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan mencatat sedikitnya 21 titik kebakaran dengan total luasan lahan terbakar mencapai 52,82 hektare.

Kepala BPBD Tarakan, Yonsep, mengatakan sejumlah titik kebakaran berada di kawasan hutan sehingga penanganannya melibatkan berbagai pihak, termasuk Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan relawan. Kondisi cuaca kering serta vegetasi yang mudah terbakar membuat api berpotensi cepat meluas.

“Di bulan Agustus saja itu 21 titik. Dan luas kebakaran lahan yang terjadi itu 52,82 hektare. Cukup luas,” kata Yonsep, Selasa (18/8).

Menurutnya, salah satu kendala utama dalam penanganan karhutla adalah keterbatasan sumber air di sekitar lokasi kebakaran. Kondisi tersebut membuat petugas harus melakukan pemadaman secara konvensional dan menyesuaikan metode penanganan dengan kondisi di lapangan.

Selain karhutla, BPBD Tarakan juga mewaspadai potensi kebakaran batu bara bawah permukaan di empat titik, yakni dua lokasi di kawasan Amal, Juata Kerikil dan Pasir Putih. BPBD mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau serta tidak melakukan pembakaran yang berpotensi memicu kebakaran lahan.*(isk/kdy)