TANJUNG SELOR– Tumpukan material batu dan tanah akibat longsornya tebing di sekitar ruas jalan Trans Kaltara Sungai Urang Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, masih terus bergerak, Minggu (8/3).
Bahkan sejumlah batu besar telah berjatuhan dan nyaris menutupi badan jalan.
Untuk mengantisipasi dampak yang lebih besar, petugas menyiapkan peralatan guna membersihkan material longsor sekaligus memasang rambu peringatan bagi pengguna jalan.
Petugas dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Utara bersama Satlantas Polresta telah menyiapkan alat berat untuk membersihkan tumpukan batu yang menutup sebagian badan jalan.
Preservasi BPJN Kaltara, Kuntiadi, mengatakan kondisi tanah di lokasi longsor saat ini masih belum stabil karena material pasir masih terus bergerak.
“Tanah di lokasi masih bergerak, jadi kami harus berhati-hati. Jangan sampai kondisi ini menyebabkan jalan terputus,” ujarnya saat ditemui di lokasi.
Sebagai langkah antisipasi, petugas juga telah memasang rambu peringatan di sekitar lokasi agar pengendara yang melintas lebih waspada terhadap potensi longsor susulan.
“Rambu peringatan sudah dipasang di bawah lokasi longsor agar pengendara berhati-hati saat melintas,” jelasnya.
Pihak BPJN Kaltara kini terus memantau perkembangan kondisi tanah di sekitar lokasi longsor sambil menyiapkan langkah penanganan lanjutan agar akses jalan tetap aman dilalui masyarakat.
Sebelumnya ia mendapatkan laporan dari masyarakat sekitar pukul 13.00 WITA, Minggu (8/3). Mendapat laporan tersebut, tim BPJN bergerak cepat menuju ke lokasi.
”Begitu dapat informasi, kami langsung ke sini. Kita harus gerak cepat dan berharap, jalan jangan sampai tertutup. Kepada pengendara tetap hati hati melintasi jalan yang rawan longsor ini,” tutupnya. (eno)
WASPADA!!Material Longsor Tebing di Jalan Trans Kaltara Sungai Urang Masih Bergerak, BPJN Siapkan Alat Berat dan Pasang Rambu






