Karhutla di Kaltara Belum Usai, Dishut Pantau Perkembangan Api Tiap 8 Jam

Bulungan, Kaltara52 Dilihat

TANJUNG SELOR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Utara (Kaltara) masih menjadi perhatian. Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltara terus memantau perkembangan kebakaran dan memperbarui data kondisi lapangan setiap delapan jam.

Kepala Dishut Kaltara, Nur Laila, mengatakan pembaruan tersebut dilakukan untuk memastikan perkembangan karhutla tercatat secara rinci. Data mencakup munculnya kebakaran baru, keberadaan tim di lokasi hingga waktu api berhasil dipadamkan.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian berada di Sajau, Tanjung Palas Timur, Bulungan. Nur Laila menegaskan kebakaran yang terjadi pada 17 Agustus telah berhasil dipadamkan pada 23 Agustus. Sementara titik api yang kembali muncul pada 29 Agustus merupakan kejadian baru dan berada di lokasi berbeda.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa padamnya api tidak berarti potensi kebakaran berakhir. Terlebih, sebagian kawasan yang terbakar merupakan lahan gambut. Di Tanjung Palas Timur, ketebalan gambut disebut dapat mencapai sedada orang dewasa sehingga api berpotensi masih menyala di bagian bawah meski permukaan terlihat sudah padam.

Dishut Kaltara telah memiliki peralatan khusus untuk membantu pemadaman di lahan gambut dengan mengalirkan air hingga ke bagian dalam tanah. Namun, jumlah peralatan tersebut masih terbatas, terutama jika kebakaran terjadi di area yang luas. Nur Laila mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar serta meminta petugas lebih berhati-hati saat melakukan pemadaman pada malam hari karena asap tebal dapat menyulitkan proses evakuasi.*(isk/kdy)