Kaltarapos.id – Angka kasus orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan orang terlantar di Kalimantan Utara (Kaltara) saat ini cukup tinggi.
Berdasarkan data yang ada, jumlah ODGJ dan orang terlantar di Kaltara mengundang angka ratusan orang. Tentu butuh adanya langkah konkret untuk penanganan masalah sosial ini.
Kepada Dinas Sosial (Dinsos) Kaltara, Obed Daniel LT mengatakan bahwa dari sisi angka, jumlah ODGJ dan orang terlantar ini masih fluktuasi. Kadang bertambah dan kadang juga berkurang.
“Salah satu persoalan sosial di Kaltara saat ini adalah ODGJ. Itu jumlahnya ada ratusan orang, dengan jumlah terbanyak berada di Nunukan,” ujar Obed kepada Radar Tarakan saat dikonfirmasi, Ahad (18/1).
Obed menyebutkan bahwa untuk menyikapi persoalan sosial ini pemerintah daerah masih menghadapi berbagai tantangan, salah satunya belum tersedianya panti rehabilitasi sosial di provinsi ke-34 Indonesia ini.
Sementara, kebutuhan daerah untuk pembangunan panti rehabilitasi sosial ini sudah sangat mendesak. Termasuk juga dengan pembangunan Rumah Sakit Jiwa (RSJ).
“Kita sudah rencanakan untuk membangun panti rehabilitasi sosial dan rumah sakit jiwa, tapi kondisi fiskal daerah membuat program itu belum bisa jalan,” ungkap Obet.
Melihat kondisi fiskal daerah yang terpuruk saat ini, Obed mengaku bahwa pihaknya sangat berharap ada dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Sosial untuk pembangunan sarana dan prasarana sosial.
“Tapi kebijakan DAK dari Kementerian Sosial itu sudah tidak lagi jalan di beberapa tahun terakhir ini. Kalau dulu, itu ada DAK untuk pembangunan sarpras sosial di daerah, tapi itu susah tidak ada lagi sejah tahun 2020,” bebernya.
Karena DAK ini dinilai sangat membantu, maka beberapa pemerintah daerah termasuk Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara selalu menyuarakan itu pada beberapa kesempatan pertemuan dengan Kemensos.
“Kebutuhan di daerah, khususnya di Kaltara, sangat mendesak. Kita juga sempat bahas ini bersama daerah lain saat ada rapat bersama kementerian. Harapannya DAK ini kembali diadakan,” tambahnya. (rhl)






